Jumat, 22 Januari 2016

Jangan Pernah Serahkan Hatimu pada Manusia

Jangan pernah serhakan hatimu kepada manusia. ia hanya akan menggerogoti jiwamu yang rapuh. yang melumpuhkan kekuatan jiwa yang fitrah. dan pada penghujung rasa, ia akan menghabisimu hingga kalah. jangan kau serahkan hatimu kepada manusia. karena manusia mempunyai cinta yang bercelah. ada kadar yang tak bisa dipastikan. akan membuat siksa dalam hidup yang tak kunjung pudar. ia memiliki hati yang tak bisa menjadikanmu tegar. ia hanya bisa membuat hatimu melemah seketika. ia hanya menjadikanmu berkutat pada rasa yang menyakitkan. ia hanya menjadikanmu perlarian saat dirimu senang. lalu menghilang kala kau rapuh pada keadaan. jadi tak perlu lagi kau percayakan rasamu pada manusia. hanya manusia yang menjadikanmu selalu terjatuh pada rasa yang menyakitkan.

Senin, 30 November 2015

Aku baru saja memulai sebuah kisah. tapi kisah tersebut tak seperti indahnya bayangan orang-orang. aku ingin bersama mengepak sayap setinggi angan orang -orang yang medoakan. yang memanjat doa untuk kelayakan. memurnikan rasa di kehidupan indah ini (seharusnya)

dan pada hakekat gelap ada selongsong jingga memburat dari kegelapan mata. apa yang akan terjaid besok bisa jadi membuat banyak otak berfikir, kenapa dirimu? dan kau bergelayut lungsur di kehidupanmu.

JANGAN BERAKHIR.

aku tak pernah mengingnkan semua keretakan yang ada. aku hanya ingin hidup selamanya.
tak ingin ku hiraukan smuua wacana yang selalu berseliweran di muka

Kamis, 29 Oktober 2015

Dan hanya sekedar cerita

Melukis cinta di tinggi merapi.
Biar ku terbakar pada murka bumi
Dan kau melihat duka di ujung matanya.
Tak ada tangis hanya semburat jingga menganga.
Kini kubiarkan hati menggugat kecewa.
Karena tidak semua menyuka adanya.
Kita dan dunia tau.
Tak perlu ada airmata tercipta.
Walau kutau.
Kita tak dapat menahan setiap duka.
Kita...
Dan ku biarkan semua meraja mimpi.
Hanya mimpi.
Dan tak perlu menyata.
Kau tau.
Aku tak lagi perlu membiru.
Biar ada sahabat lain yang mampu menjagamu.
Untuk sekedar mengurai sayang dalam runutan cerita.
Ya.. hanya sekedar cerita.

Rabu, 28 Oktober 2015

Pada Hati yang terbuka

Jika hati terbuka,
Dari sana ada banyak cinta.
Dermaga dari segala rasa
Pelabuhan dari semua persinggahan.

Jika hati terbuka,
Adakah rasa yang mengungkit cinta.
Menertawakan ketika ia terluka.

Jika hati terbuka,
Pernahkah sebuah rasa bertahta disinggasananya
Menikmati setidaknya prahara yang menjadi dilema.

Pada hati yang terbuka,
Cobalah memahami cinta sang Pencinta

Minggu, 25 Oktober 2015

Tercekat pada Renungan

Tercekat pada renungan.
Kau berpura pada waktu untuk mengalihkan peristiwa.
Sedang yang telah kau laku adalah sebeuah kekeliruan.

Tercekat pada renungan.
Apa kau kira waktu yang pergi enggan menemui kembali.
Maka tak perlu menyesal berlama.
Kembalilah pada nyata waktumu.
Ia akan kembali menuntun pada kehidupan yang bukan kebetulan.
Dan jadikan niscaya-Nya sebuah penuntun mega drama dunia.

Tercekat pada renungan.
Mendasar khilaf yang terulang.
Terjadi tragedi.
Untuk kita renungi bukan sekedar meratapi.