Kala dingin menyelinap gerah.
Kau tengok dialog angin dan air yg telah membasahi jagat.
Sejenak turut termenung dirimu menggadaikan kesendirian di akhir senja.
Coba urungkan niat untuk mencaci resah atas ketakberdayaan diri kala hujan menjatuhi bumi.
Diamlah menengadah, karena di dlm nya ada sejuta rahmat yg terabaikan.
Untuk kita menyatukan perasaan bersama Tuhan untuk lbh menikmati percintaan dg Nya di dunia.
Seperti ku yg masih mau tak mau bermain pd perasaan kala hujan mengguyur resah.
Aq belajar menerimanya.
Menerima kemuliaan rahmat.
Untukku & dunia.
Setiap kisah adalah hikmah, ada pembelajaran disana. yang bisa dicerna, dievaluasi dan dijadikan petisi untuk terus maju. bukan sebaliknya. sepahit apapun kisah tersebut. ia adalah perantara Tuhan dalam bentuk hikmah yang indah
Sabtu, 03 Januari 2015
Kenapa kau perkarakan hujan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar