Aku mengaku kelalaian untuk tetap diam adalah masalah besar.
Andai ada kesanggupan bercerita tentang sebuah sekema masa di waktu lalu.
Ingin kucurahkan pada masa-masa yang diidamkan banyak bujang.
Tapi itu tak mudah.
Seperti mudahnya orang lain menganggapnya.
Aku mengaku kesalahan pada kekurangan ilmu dan kejujuran.
Terjebak pada kenyamanan.
Terperosok pada keengganan pada keromantisan.
Dan bisakah kau perkirakan bahwa pertanyaan banyak orang telah menudingku.
Akhirnya kedinamisan kerja menolongku.
Menolong pada segala tanya yang membuatkan hati kecut.
Aku mengaku..
Bagaimana mampu kuutarakan gembira resah yang kupendam bertahun lamanya.
Terusik kejam pada sikap yang membuatku selalu bersalah.
Aku mengaku..
Mengaku salah pada semua sikap yang menyakitkan.
Menyakiti dirimu adalah menyakiti diriku.
Setiap kisah adalah hikmah, ada pembelajaran disana. yang bisa dicerna, dievaluasi dan dijadikan petisi untuk terus maju. bukan sebaliknya. sepahit apapun kisah tersebut. ia adalah perantara Tuhan dalam bentuk hikmah yang indah
Kamis, 24 September 2015
Mengaku
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
hmmmmm
BalasHapus