Minggu, 18 Oktober 2015

Sahabat adalah rezeki

+Lo bete ya mas??
Sejenak pertanyaan itu singgah tepat di depan mata.
Apa gerangan yang menjadikan korelasinya.

+Kenapa memangnya?
- Lo ga mau makan.

Kami baru saja dekat dalam sebuah komunitas. Namun entah perhatiannya melebihi sebuah pertemanan yang begitu lama.
Sosoknya adalah primadona dari sekian banyak wanita.
Pengetahuannya cukup dibutuhkan bagi sebagian semua.
Dan keahliannya mampu membuat para ibu berkenan mengundangnya.
Dan aku di pertemukan dalam 1 tim pergerakan digital.

+Lo aneh ya mas
Dan kalimat itu merasuk ke dalam hati paling pojok.
Tak ada sengketa yang akhirnya saling menjauhi.
Justru kalimat-kalimat selanjutnya bertakar canda disepanjang kata terucap.

Baiklah.
Ini bisa jadi sebuah rezeki.
Karena sahabat yang baik juga sebuah rezeki.

#cukupitusaja

Tidak ada komentar:

Posting Komentar